Pilkada serentak yang akan diikuti 269 daerah pada 9 Desember 2015 perlu mendapat perhatian lebih pemerintah, terutama mengantisipasi potensi konflik yang mungkin terjadi. Hal itu yang menjadi pemikiran dari diskusi Forum Senator untuk Rakyat bertajuk "Memetakan Potensi Konflik dalam Pilkada Serentak 2015".
Anggota KPU Pusat, Arief Budiman yang hadir sebagai salah satu pembicara menuturkan, saat ini pihaknya terus melakukan pemukhtahiran data pemilih baik secara online ataupun manual demi menghindari konflik horizontal usai pelaksanaan Pilkada.
Selain Arief, dalam diskusi itu hadir pula pembicara lainnya, yaitu Ketua Komite I DPD RI Akhmad Muqowam, Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Kepresidenan Eko Sulistyo, Kepala Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Sonny Harry B Hamdani, dan Budayawan Radhar Panca Dahana.
Bertindak sebagai Moderator adalah Wartawan Senior, Arief Gunawan. Diskusi ini sendiri terlaksana atas kerjasama Kantor Berita Politik RMOL dan DPD RI.
Dua kader PDIP Harun Masiku dan Mardani Haji Maming berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron ...