Sebuah dokumen bernama Panama Papers mengguncang dunia saat dirilis, Senin (4/4). Dokumen itu berasal dari dokumen finansial sebuah firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca. Yang kemudian disusun dan dibocorkan oleh Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ). Dokumen Panama meliputi data transaksi rahasia keuangan para pimpinan politik dunia, skandal global dan data detail perjanjian keuangan tersembunyi para pengemplang dana. Dalam Panama Papers, sejumlah nama besar di Indonesia ditemukan. Ada 2.961 nama individu ataupun perusahaan yang muncul saat kata kunci Indonesia†dimasukkan. Selain itu, muncul juga 2.400 alamat di Indonesia yang terdata dalam kolom Listed Addressesâ€. Persoalan Panama Papers harus diinvestigasi oleh pemerintah Indonesia. Sebab nama yang muncul merupakan nama-nama besar yang dikenal memiliki jaringan politik yang mengakar.
Dua kader PDIP Harun Masiku dan Mardani Haji Maming berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron ...