Dalam dokumen Panama Papers muncul sekitar 2000 nama individu maupun perusahaan di Indonesia yang menjadi klien Mossack Fonseca dan terindikasi melakukan tindak penghindaran pajak dan pencucian uang.
Terkait hal itu, Anggota DPR RI Komisi X, Lucky Hakim meminta pemerintah menginvestigasi dokumen Panama tersebut dan membukanya ke masyarakat luas agar tidak menjadi bola liar. Pasalnya nama yang tercantum dalam dokumen Panama dikenal memiliki jaringan politik yang mengakar. Bahkan beberapa nama merupakan keluarga dari seorang pejabat publik.
Dua kader PDIP Harun Masiku dan Mardani Haji Maming berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron ...