Masuknya nama Menteri BUMN Rini Soemarno dalam daftar Panama Papers membuat publik geram. Sontak publik pun mendesak Rini untuk segera mundur dari jabatannya. Tak hanya itu, Presiden Joko Widodo pun diminta berani mencopot Rini dalam jajaran Kabinet Kerjanya. Diketahui, data dalam Panama Papers itu mengindikasi bahwa klien firma hukum Mossack Fonseca itu telah mendirikan perusahaan bebas pajak di luar negeri. Dalam hal ini, Rini diduga memiliki saham di perusahaan offshore One World Limited Investment dan First Union Consultant Limited atas nama Rini Mariani Soewandi.
Dua kader PDIP Harun Masiku dan Mardani Haji Maming berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron ...