Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia(MUI) Din Syamsudin mengaku prihatin atas kerusuhan yang berbau SARA yang terjadi di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara, beberapa pekan lalu. Menurutnya, kerusuhan yang berakibat pada perusakan sejumlah wihara di Tanjung balai tidak hanya disebabkan wawasan keagamaan yang sempit, eksklusif, dan intoleran, namun juga dipicu oleh provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Dua kader PDIP Harun Masiku dan Mardani Haji Maming berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron ...