Sudah menjadi rahasia umum bahwa bombastisnya APBD DKI membuat banyak persoalan terjadi di ibukota provinsi Indonesia ini. Bahkan, persoalan rancangan APBD sebesar Rp 71 triliun ini sempat membuat kisruh antara DPRD DKI dan Pemprov yang dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama. Sekarang, setelah Basuki alias Ahok dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat memutuskan maju kembali untuk memimpin dalam Pilkada DKI, kursi tersebut diberikan sementara kepada Soni Soemarsono. Kepada tim redaksi Kantor Berita Politik RMOL yang menyambangi kantornya, baru-baru ini, Soemarsono yang merupakan pejabat Kemendagri ini menceritakan rahasia dia mengahdapi persoalan APBD DKI dengan rinci. Ternasuk, cara dia melihat lebih dalam persoalan Jakarta. Berikut wawancara eksklusif tim Kantor Berita Politik RMOL dengan Soemarsono.
Dua kader PDIP Harun Masiku dan Mardani Haji Maming berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron ...