Pembacaan puisi oleh Panglima TNI, Gatot Nurmantyo yang berjudul 'Tapi Bukan Kami yang Punya' saat mengisi acara di Rapimnas Partai Golkar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (22/5) lalu menuai beragam respon. Puisi yang kental akan isu ketidakadilan sosial tersebut dirasa tidak etis apabila dibacakan oleh Gatot Nurmantyo. Gatot dianggap mengkritisi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Namun hal ini langsung dibantah oleh pihak TNI.
Dua kader PDIP Harun Masiku dan Mardani Haji Maming berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron ...